PendahuluanApa Itu Radio?

 Radio adalah media auditif, yang hanya bisa dinikmati dengan alat pendengaran. Radio menjadi media penyampai gagasan, ide dan pesan melalui gelombang elektromagnetik, berupa sinyal-sinyal audio.

 Versi Undang-undang Penyiaran no 32/2002: kegiatan pemancarluasan siaran melalui sarana

pemancaran dan/atau sarana transmisi di darat, di laut atau di antariksa dengan menggunakan spektrum frekuensi radio melalui udara, kabel, dan/atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran, yang dilakukan secara teratur dan berkesinambungan.

Karakteristik Radio

- Theater of Mind

- Personal

- Sound Only

Karakter lainnya: At Once (cepat/segera/seketika), heard once (didengar sepintas), secondary medium/half ears media (teman dalam aktivitas), murah, mobile/portable (mudah dibawa/dipindahkan), lokal (factor kedekatan), linear.

Keunggulan Radio:

 Kemampuan untuk mengembangkan imajinasi pendengar (Theater of Mind).

 Kemampuan selektivitas memilah program dan segmen khalayak.

 Fleksibel karena mudah dibawa kemanapun.

 Personal sehingga mampu menjadi sahabat pendengar.

Jenis-jenis Radio

Berdasarkan Frekuensi:

1. Frekuensi Modulasi (FM) bergerak pada frekuensi 87 MHz sampai 108 MHz.

2. Amplitudo Modulasi (AM) atau Medium Wave (MW) berada pada jalur 540 sampai 1600 KHz.

3. Short Wave (SW) mempunyai ruang frekuensi yang sangat lebar yaitu dari 1600 KHz sampai 30.000 KHz.

Berdasarkan Penyelenggara:

 Radio milik negara

 Radio publik

 Radio swasta/komersial

 Radio komunitas (kampus/LSM)

 Radio asing

Berdasarkan Program:

Radio Hiburan/Musik

Radio Informasi/News

Radio Campuran

Radio Propaganda

Radio Religius

Jenis Program Radio

Ada dua kategori besar:

  1. Berita

- Current affair

- Feature

- Interview, dll.

  1. Hiburan

- Musik

- Humor

- Kuis, dll.

Plus kemasan-kemasan lain dan pendukung:

  1. Iklan
  2. Radio Eksposure/Promo
  3. Station Id’s
  4. Opening/Closing (Tune/Cue)

Tim Produksi Siaran Radio

Hiburan/Musik:

  1. Produser
  2. Penulis Naskah/Riset
  3. Direktur Musik (Music Director)

Berita:

  1. Produser
  2. Reporter
  3. Penulis Naskah/Riset
  4. Operator Produksi

Kemasan Pendukung:

  1. Produser/Kreator
  2. Penulis Naskah
  3. Operator Produksi

Tugas Tim Produksi

Produser:

- Bertanggung jawab atas produk yang dihasilkan.

- Menyediakan produk tepat pada waktunya.

- Mengkoordinir tim produksi.

- Mengatur alur kerja tim produksi.

- Menyediakan semua keperluan tim produksi.

- Menjadi jembatan tim dengan pihak lain.

Penulis Naskah:

Menyediakan naskah sebagai bahan produksi/bahan siaran.

Menyediakan bahan tepat pada waktunya.

Memastikan keakuratan data dan pengayaan data melalui riset.

Reporter:

Mencari bahan di lapangan/luar kantor.

Menyediakan naskah siap baca.

Menyampaikan laporan dari lapangan

Direktur Musik:

Menyediakan musik yang dibutuhkan.

Memberikan masukan musik yang tepat.

Melaksanakan tugas tersebut sesuai waktunya.

Operator Produksi:

Memproduksi sesuai perintah produser.

Memiksing bahan mentah menjadi sebuah bahan layak siar.

Mengerjakan dalam tempo sesuai keperluan tim

Peralatan Produksi

Tape Recorder

Headphone/earphone

Komputer editing dengan software suara (cool edit) dan speaker.

Studio rekaman (studio berisi mikser, mike, speaker dan komputer bersoftware cool edit)

Peralatan Lengkap Studio Radio

Microphone

Audio Console (mixing console)

Tape Recorder

Real to real tape machine

CD (compact disc) player/writer

DVD (digital compact disc) player

Turntable (piringan hitam)

Power Amplifier (monitor)

Headphone

Computer

Unsur-unsur Inti Siaran Radio:

  1. Song
  2. Sound
  3. Silent
  4. Word

Empat unsur inilah yang harus diolah menjadi sajian yang menarik.

Software Audio

(yang standar adalah Cool Edit Pro atau Adobe Audio Pro):

Adalah software yang biasa digunakan untuk membuat program audio, baik vokal maupun musik.

Cool Edit menjadi software standar yang digunakan di hampir semua radio di Indonesia, meski ada sejumlah software lainnya. Hebatnya, hampir semua software yang digunakan adalah bajakan.

Copy Writing Radio Apa saja yang perlu copy writing?

  1. Naskah Station ID
  2. Naskah Iklan
  3. Naskah Ad-lib
  4. Naskah Radio Eksposur/Promo
  5. Naskah Cue Opening/Closing

Metode Copy Writing:

  1. Konsep Dasar: ditetapkan dalam format tertulis.
  2. Pendekatan Kreatif: yang membawa daya tarik untuk didengar dan dipercaya
  3. Konsep Bahasa Siaran: bahasa verbal – announcement & conversation – pemanfaatan kosa kata – phonetics – sintaksis – kaedah tata-bahasa – struktur

Struktur Copy Writing:

  1. Opening: introduction – attention getter
  2. Information: featuring problems & interest
  3. Message: to solve the problems – solution (ask for action)
  4. Identification: the sender

Formula Spot Writing:

    1. Attention Getter
    2. Need Step: menunjukkan kebutuhan & problem
    3. Satisfaction: memberi informasi tentang kepuasan (terpenuhi kebutuhannya)
    4. Visualisasi: perlihatkan hasilnya (akibatnya), dan …………….
    5. Action Step: meminta untuk “action” atau membuktikannya

Persiapan Copy Writing:

  1. Copy Writing: kerja kreatif
  2. Kerja menulis bahasa verbal
  3. Memahami “what to say” (product knowled-ge) dan menulis “how to say”
  4. Memahami psikografi dari prospect audience
  5. Memenuhi harapan AIDA (Attention – Interest – Desire – Action)
  6. Memiliki perbendaharaan kata & kosa-kata

Konsep Kreatif:

  1. Idiom: penggambaran pesan dalam bentuk penampilan adegan
  2. Gaya: penyampaian dengan memakai referensi tertentu
  3. Bunyi: musik & SFX yang melatar belakangi pesan
  4. Imaji: menarik – bisa dipercaya dan menggetarkan hati
  5. Wacana: kata-kata yang berisi pesan verbal
  6. Momentum: memanfaatkan events tertentu
  7. Talent: mampu mengembangkan kreatif pesan
  8. Skill: pada kerja produksi rekaman
  9. USP (Unique Selling Point): memiliki nilai jual – berbeda dengan yang lain)
  10. Waktu Siar: disiarkan pada waktu yang “paling” tepat

Langkah-langkah Membuat Station Id’s

  1. Pelajari segment radionya. Siapa pendengarnya? Bagaimana kebiasaan mereka? Apa kesukaan utama mereka? Dll. Ini penting untuk mendapatkan roh atau jiwa dari sebuah radio.
  2. Fahami format siarannya. Apakah hanya musik? Atau digabung dengan news? Musiknya musik apa? Dll. Ini penting untuk mengetahui karakter dari sebuah radio.
  3. Ketahui dengan pasti dan tepat, apa identitas radionya? Apakah radio ini mempunyai tagline? Moto? Atau sejenisnya? Jangan sampai salah menampilkan sesuatu yang bertentangan dengan tagline atau moto radio tersebut.
  4. Rancang kalimat yang singkat, jelas dan tepat sasaran sesuai dengan point 1,2 dan 3.
  5. Pilih musik instrumentalia (atau bikin sendiri lebih baik) yang sesuai dengan point 1 dan 2, serta sesuai dengan waktu ditayangkannya. Apakah ditayangkan pagi, siang, sore dan malam? Atau cocok untuk semua waktu tersebut.
  6. Berkreasilah…

Langkah-langkah Membuat Cue/Tune Opening dan Closing Program:

  1. Pelajari dengan seksama jenis programnya. Apa isi programnya? Siapa pendengarnya? Apa karakter programnya? Kalau perlu, pelajari juga karakter penyiarnya.
  2. Pastikan jadwal siarannya. Apakah pagi, siang, sore atau malam?
  3. Rancanglah kalimat yang sesuai dengan point 1 dan 2.
  4. Ingat, kalimat hanya singkat tapi jelas, dan memberikan informasi yang tepat yang dibutuhkan pendengar.
  5. Pilihlah musik yang sesuai dengan point 1 dan 2, serta sesuaikan karakter musiknya untuk opening, bridging atau closing.
  6. Berkreasilah…

Langkah-langkah Membuat Iklan Komersial atau PSA:

  1. Pelajari dengan seksama apa yang akan diiklankan. Apakah sebuah produk, jasa atau pengumuman?
  2. Pelajari dengan seksama apa tujuan iklan tersebut. Apakah perkenalan, pencitraan, memelihara produk atau menjual?
  3. Lakukan brainstorming ide (lebih baik dilakukan oleh lebih dari satu orang).
  4. Pilihlah ide yang paling kreatif dan sesuai dengan point 1 dan 2.
  5. Buatlah naskah yang terbaik berdasarkan point 3 dan 4.
  6. Lengkapi dengan sound effect dan musik yang pas.
  7. Pilih narator dan voice over yang tepat.
  8. Berkreasilah…

Langkah-langkah Membuat Radio Eksposure/Promo:

  1. Pelajari dengan seksama jenis programnya. Apa isi programnya? Siapa pendengarnya? Apa karakter programnya? Kalau perlu, pelajari juga karakter penyiarnya.
  2. Pastikan jadwal siarannya. Apakah pagi, siang, sore atau malam?
  3. Ketahui dengan pasti, apa tujuan program tersebut dipromokan. Sekedar memberi tahu, mengajak mendengarkan, atau meminta pendengar ikut berinteraksi?
  4. Lakukan brainstorming ide (lebih baik dilakukan lebih dari satu orang).
  5. Pilihlah ide yang paling kreatif dan sesuai dengan point 1 dan 2.
  6. Buatlah naskah yang terbaik berdasarkan point 3 dan 4.
  7. Lengkapi dengan sound effect dan musik serta cuplikan programnya.
  8. Pilih narrator dan voicer over yang tepat.
  9. Berkreasilah.....
http://dodimawardi.wordpress.com/2007/11/22/produksi-siaran-radio-sebelum-midtest/

Label:

0 Comments:

Poskan Komentar

<< Home